Tampilkan postingan dengan label Tips And Tricks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips And Tricks. Tampilkan semua postingan
Senin, 15 Oktober 2012
Senin, 25 Juni 2012
Posted by ReL2 107.6FM
No comments | 07.29
Fotografi adalah seni mengambil gambar dengan menggunakan kamera. Meskipun Anda menempatkan fotografi sebagai sebuah hobi dan tidak untuk ditekuni secara profesional, setidaknya Anda perlu memahami dasar-dasar tentang fotografi seperti yang dilansir dari eHow (23/06) berikut ini.
Komposisi
Komposisi adalah pengaturan objek yang akan diambil gambarnya. Ada sebuah aturan bernama the rule of thirds yang membuat Anda harus membayangkan bingkai persegi panjang menjadi sembilan bagian yang berukuran sama. Anda membutuhkan garis-garis vertikal dan horizontal bayangan kemudian mencoba untuk menyelaraskan objek utama agar komposisi tampak seimbang dan estetis.
Tekstur
Tekstur merupakan kebutuhan sebuah foto yang membutuhkan kecermatan oleh si pengambil foto. Tekstur melibatkan foto berupa kompleksitas permukaan sepotong kayu atau kain bermotif yang seolah bisa disentuh setelah gambar diambil.
Kedalaman
Kedalaman adalah penciptaan rasa tiga dimensi dalam sebuah foto. Kedalaman ini bisa diciptakan dengan mengatur fokus, pembingkaian dan sudut pandang. Fokus melibatkan banyak zoom pada beberapa objek tertentu, sehingga ia akan tampak begitu bening sementara sekelilingnya buram. Sementara pembingkaian melibatkan identifikasi objek yang tampak dekat, meskipun sebenarnya jauh.
Garis
Di dalam sebuah foto, garis membimbing mata fotografer untuk memperhatikan sekitar objek, sehingga menghasilkan foto yang menarik. Misalnya, garis yang tidak sama bisa dianggap sebagai penyampaian suasana hati yang berbeda. Garis horizontal berarti stabilitas, vertikal adalah kekuasaan, kekuatan, dan pertumbuhan, sementara diagonal menyampaikan tindakan dan dinamisme.
Cahaya
Cahaya adalah salah satu dasar yang harus benar-benar Anda pahami jika ingin memotret. Sebab fotografer harus tahu berapa banyaknya cahaya dan arah cahaya yang bisa mempengaruhi hasil foto. Arah datangnya cahaya merupakan esensi penting yang mengacu pada lokasi dan sumber asli cahaya untuk menentukan distribusi bayangan pada foto.
Pola dan bentuk
Ada tiga jenis aspek yang mendukung pola dan bentuk, yaitu, ritme, simetri, dan segitiga. Ritme adalah bentuk foto yang diulang, kemudian simetri merupakan foto yang diambil dari dua sisi yang berbeda, sementara segitiga terbentuk dalam sebuah foto oleh sebuah garis diagonal. Adanya pola dan bentuk akan membuat foto tampak lebih menarik.
Titik pandang
Dasar memotret terakhir adalah titik pandang posisi foto diambil. Titik pandang yang berbeda antara fotografer dapat menghasilkan foto dan persepsi yang berbeda. Hasil foto dari titik pandang rendah berarti dominasi, kekuatan, dan otoritas. Sebaliknya, titik pandang tinggi menyampaikan kerentanan dan kelemahan.
Setelah memahami dengan baik dasar fotografi, Anda bisa terus belajar dengan semakin sering memotret berbagai objek menarik yang Anda temukan.
sumber : merdeka.com
Selasa, 05 Juni 2012
Posted by ReL2 107.6FM
No comments | 08.26
Anda malu dengan kondisi gigi yang tampak kuning dan tidak cerah? Untungnya, kita tahu bagaimana cara untuk membantu Anda. Anda tidak perlu mengeluarkan uang atau pun menyikat gigi dengan pasta gigi yang paling mahal. Anda dapat memutihkan gigi dengan mudah di rumah dan tetap bisa berhemat. Berikut adalah tips mencerahkan gigi agar tampak lebih putih versi ourvanity.com.
1. Stroberi adalah obat paling enak dan efektif untuk membuat gigi lebih putih. Anda hanya perlu menggosokan stroberi pada gigi Anda setiap hari untuk mendapatkan efek whitening. Setelah itu pastikan Anda menyikat gigi dengan hati-hati untuk menyingkirkan kandungan gula yang menempel pada gigi.
2. Buah dan sayuran seperti apel, wortel, dan seledri mampu memutihkan gigi Anda. Mereka memiliki abrasivitas cukup untuk bertindak sebagai sikat gigi alami dan membersihkan gigi tanpa merusak enamel.
3. Kulit jeruk juga sangat efektif bila menyangkut pemutihan gigi. Gosok gigi dengan sisi kulit jeruk yang berwarna putih setidaknya tiga kali sehari untuk mendapatkan hasil yang bersinar. Namun, hal itu menyebabkan sensitivitas pada gigi karena adanya kandungan vitamin C.
4. Cuka sari apel dapat digunakan sebagai pemutih gigi alami. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, seseorang dapat mencampurnya dengan baking soda dan sedikit garam untuk membuat pasta pemutih.
5. Daun salam juga dapat bekerja sebagai pemutih gigi alami. Anda hanya perlu untuk menghaluskan daun salam sampai halus, lalu campur dengan kulit jeruk kering yang telah dihaluskan. Kemudian tambahkan sedikit air untuk membuat pasta dan menggunakan campuran tersebut sebagai pemutih gigi.
Semoga tips ini bisa membantu Anda. Carilah salah satu solusi terbaik untuk Anda agar bisa tersenyum lebih putih dan sehat!
Posted by ReL2 107.6FM
No comments | 08.22
Selain mengonsumsi makanan yang berkalori tinggi, makan dengan jadwal tidak teratur juga dinilai menjadi penyebab seseorang mudah gemuk, demikian ungkap sebuah studi resmi. Penelitian pada tikus laboratorium yang dilakukan oleh para ahlinya tepatnya membandingkan dua jenis hewan percobaan tersebut dengan memberinya makan secara tidak beraturan dan sesuai jadwal. Hasilnya, tikus yang makannya diatur cenderung lebih kurus daripada tikus yang lain.
"Setiap organ tubuh memiliki jadwal sendiri. Artinya ada waktu untuk hati, usus, otot, dan organ lain bekerja semaksimal mungkin dan juga ada waktu saat organ-organ tersebut tidur," demikian tutur Satchidananda Panda, salah satu peneliti dari Salk Institute for Biological Studies, seperti yang dikutip dari MSNBC (22/05).
Siklus metabolisme tersebut dinilai sangat krusial bagi proses pencernaan. Organ-organ perlu "hidup" ketika Anda makan, dan "mati" ketika Anda tidak mengonsumsi apapun. Namun memberi makanan terus-menerus tanpa aturan menganggu siklus metabolisme tersebut, sehingga berujung pada kegemukan.
Studi yang menghabiskan waktu kurang lebih selama 18 minggu ini pun diakui para peneliti untuk dikembangkan lebih jauh efeknya pada manusia. Sebab akhir-akhir ini orang-orang sering makan tidak teratur, gemar begadang, dan kerap ngemil saat menonton televisi. Penelitian berikutnya diharapkan mampu berkonsentrasi pada jadwal makan orang-orang, bukan hanya pada jenis makanan yang mereka nikmati.
Posted by ReL2 107.6FM
No comments | 08.18
Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan para ahli dari University of North Carolina menyebutkan bahwa mengganti jenis minuman sarat kalori dengan air putih bisa membantu penurunan berat badan secara lebih efektif.
"Mengganti minuman berkalori menjadi air putih biasa bisa menjadi cara mudah dan cepat untuk menurunkan berat badan atau menjaga berat badan ideal seseorang," tutur kepala peneliti Deborah Tate dari UNC Gillings School of Global Public Health, seperti yang dikutip dari India Times (04/06).
Studi yang telah dilaporkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition ini melibatkan orang-orang obesitas yang dibagi menjadi tiga kelompok berbeda. Pertama, mengganti konsumsi minuman sarat kalori mereka dengan air putih. Kedua, menggantinya dengan soda diet dan ketiga tidak mengganti jenis minuman saat diet.
Hasil dari penelitian tersebut membuktikan kelompok pertama lebih cepat menurunkan berat badannya dibandingkan dua kelompok lain. Tate mengungkapkan bahwa studi tersebut memang fokus pada pemotongan kalori dari jenis minuman orang-orang yang berdiet, tidak hanya memperhatikan jenis makanan yang mereka nikmati.
"Mengganti makanan atau minuman yang lebih rendah kalori setiap hari bisa menjadi strategi sederhana untuk menurunkan berat badan atau mencegah berat badan kembali naik," demikian kata Tate.
Lantas apakah Anda tahu minuman apa saja yang sarat kalori tinggi? Sebut saja jus buah, susu, sirop, soda, dan berbagai minuman berasa lainnya. Sementara air adalah satu-satunya jenis minuman yang tidak berkalori. Namun bukan berarti Anda bisa terus-terusan minum air agar cepat kurus. Sebab Anda tetap harus mengimbanginya dengan asupan makanan yang bernutrisi.
Kamis, 24 Mei 2012
Posted by ReL2 107.6FM
No comments | 08.06
Saat ini telah banyak makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan otak. Mulai dari kacang-kacangan hingga lemak ikan. Selain makanan-makanan itu, apalagi yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan otak kita? Berikut adalah cara yang diberikan oleh Times of India.
Penelitian pada 16.010 perawat wanita di Amerika Serikat menyarankan agar Anda mengonsumsi buah blueberry dan stroberi untuk mempertajam kekuatan otak Anda. Flavonoid yang ada pada buah berry dapat membantu mengurangi risiko demensia dan memperkuat ingatan Anda.
2. Membersihkan rumah
Sekarang, Anda tak punya alasan untuk malas membersihkan rumah. Penelitian membuktikan bahwa orang yang melakukan kegiatan fisik secara aktif setiap hari seperti memasak, membersihkan rumah, dan bermain kartu memiliki tingkat risiko terkena Alzheimer yang lebih rendah.
3. Belajar bahasa asing
Beberapa artikel penelitian memberikan bukti bahwa mempelajari bahasa asing bisa meningkatkan kemampuan kognitif dan mencegah otak mengalami kerusakan. Orang yang menguasai sedikitnya dua bahasa memiliki risiko lebih rendah untuk terkena demensia.
4. Minum teh hijau
Para ilmuwan menemukan bahwa teh hijau mengandung senyawa yang dapat melindungi sel otak dari amyloid, yaitu protein beracun yang menyebabkan Alzheimer.
5. Makan brokoli
Peneliti menemukan salah satu zat yang bisa menangkal Alzheimer, yaitu sulforaphane. Zat ini ternyata dapat ditemukan pada sayuran brokoli. Jadi, mengonsumsi brokoli juga bisa menjadi cara untuk menjaga kesehatan otak Anda dari penyakit-penyakit seperti Alzheimer dan demensia.
Itulah lima hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan otak Anda dan menangkal berbagai macam penyakit otak. Selamat mencoba!
Jumat, 18 Mei 2012
Posted by ReL2 107.6FM
No comments | 09.14
Putus sama pacar? Di masa lalu sebelum era digital, mungkin lebih mudah melupakannya. Sebab tidak ada blog, email atau status Facebook dari si mantan yang masih tertinggal. Pantas ya banyak generasi muda kini yang galau, sebab setiap online masih terbersit semua pesan digital yang pernah ditinggalkan mantan. Apalagi kalau di inbox ponsel ada banyak SMS peninggalan mantan, yang kalau dibaca bisa bikin galau makin parah.
Gimana dong caranya agar bisa move on? Sudah harus punya niat kuat buat melupakan pastinya. Dan ini ada tips agar semua memori digitalnya tidak menganggu lagi:
- Di ponsel
Hapus semua SMS dia. Mungkin sudah ada ratusan, sebab kalian sudah lama pacaran. Jangan membukanya satu-satu dulu, nanti bisa terbaca semua rayuannya dulu. Bisa-bisa justru makin galau dan sakit hati. Langsung saja hapus tanpa perlu dibaca dulu. Termasuk jika ada voicemail dari dia. Apalagi foto-foto yang sempat dijepret dari ponsel, nah itu juga sangat wajib dihapus. Tapi jangan hapus nomor kontak dia ya, sebab siapa tahu kelak ada urusan lain di luar hubungan cinta yang butuh mengkontak dia?
- Di email
Makin lama jadiannya, makin banyak email dari si mantan tersimpan di inbox. Langsung saja ketik nama dia di bagian “search email”, lalu klik “select all” dan “delete”. Dan ingat, tidak perlu dibaca ya. Hapus juga namanya dari list “address book”.
- Di Facebook
Sudah tahukan, di Facebook kita bisa “hide” atau sembunyikan postingan orang lain tanpa perlu membacanya? Jadi walau si mantan masih beredar disana, dan berteman dengan teman-teman kita, kita ngga perlu terganggu oleh update status atau komentarnya. Jangan lupa, hapus semua tag foto kamu bersama dia ya.
- Di Instagram
Klik profil Instagram-mu, klik “Photos” dan buah semua foto yang ada si mantan, klik tombol merah besar. Ya, hapus semuanya!
- Di Twitter
Unfollow dia, hapus semua Direct Message. Mute beberapa teman-temanmu yang masih mention-mentionan dengan si mantan, atau cukup gunakan fitur mute berdasar keyword, yaitu keyword nama atau akun dia. Mudah bukan?
Selasa, 01 Mei 2012
Posted by ReL2 107.6FM
No comments | 10.59
Segala puji untuk Allah, Yang telah menurunkan al-Qur’an sebagai petunjuk dan obat bagi hamba-hamba yang beriman. Salawat dan salam semoga tercurahkan kepada Imam orang-orang yang bertakwa, yang telah menguraikan ayat-ayat-Nya kepada segenap umatnya. Amma ba’du.
Saudaraku, sudah menjadi tabiat manusia bahwa mereka menyukai sesuatu yang bisa menyenangkan hati dan menentramkan jiwa mereka. Oleh sebab itu, banyak orang rela mengorbankan waktunya, memeras otaknya, dan menguras tenaganya, atau bahkan kalau perlu mengeluarkan biaya yang tidak kecil jumlahnya demi meraih apa yang disebut sebagai kepuasan dan ketenangan jiwa. Namun, ada sebuah fenomena memprihatinkan yang sulit sekali dilepaskan dari upaya ini. Seringkali kita jumpai manusia memakai cara-cara yang dibenci oleh Allah demi mencapai keinginan mereka.
Ada di antara mereka yang terjebak dalam jerat harta. Ada yang terjebak dalam jerat wanita. Ada yang terjebak dalam hiburan yang tidak halal. Ada pula yang terjebak dalam aksi-aksi brutal atau tindak kriminal. Apabila permasalahan ini kita cermati, ada satu faktor yang bisa ditengarai sebagai sumber utama munculnya itu semua. Hal itu tidak lain adalah karena manusia tidak lagi menemukan ketenangan dan kepuasan jiwa dengan berdzikir dan mengingat Rabb mereka.
Padahal, Allah ta’ala telah mengingatkan hal ini dalam ayat (yang artinya), “Orang-orang yang beriman dan hati mereka bisa merasa tentram dengan mengingat Allah, ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat Allah maka hati akan merasa tentram.” (QS. ar-Ra’d: 28). Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan bahwa pendapat terpilih mengenai makna ‘mengingat Allah’ di sini adalah mengingat al-Qur’an. Hal itu disebabkan hati manusia tidak akan bisa merasakan ketentraman kecuali dengan iman dan keyakinan yang tertanam di dalam hatinya. Sementara iman dan keyakinan tidak bisa diperoleh kecuali dengan menyerap bimbingan al-Qur’an (lihat Tafsir al-Qayyim, hal. 324)
Ibnu Rajab al-Hanbali berkata, “Dzikir merupakan sebuah kelezatan bagi hati orang-orang yang mengerti.” Demikian juga Malik bin Dinar mengatakan, “Tidaklah orang-orang yang merasakan kelezatan bisa merasakan sebagaimana kelezatan yang diraih dengan mengingat Allah.” (lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 562). Sekarang, yang menjadi pertanyaan kita adalah; mengapa banyak di antara kita yang tidak bisa merasakan kelezatan berdzikir sebagaimana yang digambarkan oleh para ulama salaf. Sehingga kita lebih menyukai menonton sepakbola daripada ikut pengajian, atau lebih suka menikmati telenovela daripada merenungkan ayat-ayat-Nya, atau lebih suka berkunjung ke lokasi wisata daripada memakmurkan rumah-Nya.
Perhatikanlah ucapan Rabi’ bin Anas berikut ini, mungkin kita akan bisa menemukan jawabannya. Rabi’ bin Anas mengatakan sebuah ungkapan dari sebagian sahabatnya, “Tanda cinta kepada Allah adalah banyak berdzikir/mengingat kepada-Nya, karena sesungguhnya tidaklah kamu mencintai apa saja kecuali kamu pasti akan banyak-banyak menyebutnya.” (lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 559). Ini artinya, semakin lemah rasa cinta kepada Allah dalam diri seseorang, maka semakin sedikit pula ‘kemampuannya’ untuk bisa mengingat Allah ta’ala. Hal ini secara tidak langsung menggambarkan kondisi batin kita yang begitu memprihatinkan, walaupun kondisi lahiriyahnya tampak baik-baik saja. Aduhai, betapa sedikit orang yang memperhatikannya! Ternyata, inilah yang selama ini hilang dan menipis dalam diri kita; yaitu rasa cinta kepada Allah…
Syaikh as-Sa’di rahimahullah berkata, “Pokok dan ruh ketauhidan adalah memurnikan rasa cinta untuk Allah semata, dan hal itu merupakan pokok penghambaan dan penyembahan kepada-Nya. Bahkan, itulah hakekat dari ibadah. Tauhid tidak akan sempurna sampai rasa cinta seorang hamba kepada Rabbnya menjadi sempurna, dan kecintaan kepada-Nya harus lebih diutamakan daripada segala sesuatu yang dicintai. Sehingga rasa cintanya kepada Allah mengalahkan rasa cintanya kepada selain-Nya dan menjadi penentu atasnya, yang membuat segala perkara yang dicintainya harus tunduk dan mengikuti kecintaan ini yang dengannya seorang hamba akan bisa menggapai kebahagiaan dan kemenangannya.” (al-Qaul as-Sadid Fi Maqashid at-Tauhid, hal. 95)
Kalau demikian keadaannya, maka solusi untuk bisa menggapai ketenangan jiwa melalui dzikir adalah dengan menumbuhkan dan menguatkan rasa cinta kepada Allah. Dan satu-satunya jalan untuk mendapatkannya adalah dengan mengenal Allah melalui keagungan nama-nama dan sifat-sifat-Nya dan memperhatikan kebesaran ayat-ayat-Nya, yang tertera di dalam al-Qur’an ataupun yang berwujud makhluk ciptaan-Nya. Syaikh Dr. Muhammad bin Khalifah at-Tamimi hafizhahullah berkata, “Sesungguhnya rasa cinta kepada sesuatu merupakan cabang dari pengenalan terhadapnya. Maka manusia yang paling mengenal Allah adalah orang yang paling cinta kepada-Nya. Dan setiap orang yang mengenal Allah pastilah akan mencintai-Nya. Dan tidak ada jalan untuk menggapai ma’rifat ini kecuali melalui pintu ilmu mengenai nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya. Tidak akan kokoh ma’rifat seorang hamba terhadap Allah kecuali dengan berupaya mengenali nama-nama dan sifat-sifat-Nya yang disebutkan di dalam al-Qur’an maupun as-Sunnah…” (Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid al-Asma’ wa as-Shifat, hal. 16)
Hati seorang hamba akan menjadi hidup, diliputi dengan kenikmatan dan ketentraman apabila hati tersebut adalah hati yang senantiasa mengenal Allah, yang pada akhirnya membuahkan rasa cinta kepada Allah lebih di atas segala-galanya (lihat Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid al-Asma’ wa as-Shifat, hal. 21). Di sisi yang lain, kelezatan di akherat yang diperoleh seorang hamba kelak adalah tatkala melihat wajah-Nya. Sementara hal itu tidak akan bisa diperolehnya kecuali setelah merasakan kelezatan paling agung di dunia, yaitu dengan mengenal Allah dan mencintai-Nya, dan inilah yang dimaksud dengan surga dunia yang akan senantiasa menyejukkan hati hamba-hamba-Nya (lihat ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal. 261)
Banyak orang yang tertipu oleh dunia dengan segala kesenangan yang ditawarkannya sehingga hal itu melupakan mereka dari mengingat Rabb yang menganugerahkan nikmat kepada mereka. Hal itu bermula, tatkala kecintaan kepada dunia telah meresap ke dalam relung-relung hatinya. Tanpa terasa, kecintaan kepada Allah sedikit demi sedikit luntur dan lenyap. Terlebih lagi ‘didukung’ suasana sekitar yang jauh dari siraman petunjuk al-Qur’an, apatah lagi pengenalan terhadap keagungan nama-nama dan sifat-Nya. Maka semakin jauhlah sosok seorang hamba yang lemah itu dari lingkaran hidayah Rabbnya. Sholat terasa hampa, berdzikir tinggal gerakan lidah tanpa makna, dan al-Qur’an pun teronggok berdebu tak tersentuh tangannya. Wahai saudaraku… apakah yang kau cari dalam hidup ini? Kalau engkau mencari kebahagiaan, maka ingatlah bahwa kebahagiaan yang sejati tidak akan pernah didapatkan kecuali bersama-Nya dan dengan senantiasa mengingat-Nya.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Akan tetapi ternyata kalian lebih mengutamakan kehidupan dunia, sementara akherat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. al-A’la: 16-17). Allah juga berfirman mengenai seruan seorang rasul yang sangat menghendaki kebaikan bagi kaumnya (yang artinya), “Wahai kaumku, ikutilah aku niscaya akan kutunjukkan kepada kalian jalan petunjuk. Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (yang semu), dan sesungguhnya akherat itulah tempat menetap yang sebenarnya.” (QS. Ghafir: 38-39) (lihat ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal. 260)
Apabila engkau menangis karena ludesnya hartamu, atau karena hilangnya jabatanmu, atau karena orang yang pergi meninggalkanmu, maka sekaranglah saatnya engkau menangisi rusaknya hatimu… Allahul musta’aan wa ‘alaihit tuklaan.
Senin, 09 April 2012
Posted by ReL2 107.6FM
No comments | 23.50
Sistem kekebalan tubuh adalah bagian penting dari tubuh seseorang untuk melawan penyakit dan infeksi. Sebuah sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang serius, seperti infeksi atau flu. Karenanya sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan yang kuat, dan salah satu cara melakukannya adalah dengan menghindari 10 kebiasaan buruk berikut ini:
1. Merokok
Merokok tidak hanya meningkatkan risiko kanker paru-paru, tetapi juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Ada ribuan racun yang ada di asap rokok yang dapat mempengaruhi sel-sel kekebalan dalam tubuh dan merusak fungsi mereka. Inilah menjadi alasan mengapa perokok lebih rentan terhadap gangguan pernafasan parah seperti asma, bronkitis dan bahkan pneumonia. Jika Anda seorang perokok dan sedang mencari cara untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, maka Anda perlu berhenti merokok.
2. Alkohol
Penelitian telah menunjukkan efek konsumsi alkohol yang berlebihan dan bagaimana hal itu dapat menghancurkan antibodi tubuh yang diperlukan untuk melawan sel yang terinfeksi oleh virus. Seperti perokok, mereka yang menderita kecanduan alkohol lebih mungkin menderita infeksi serius dan penyakit seperti tuberkulosis.
3. Kurang tidur
Penting untuk mendapatkan waktu istirahat yang baik demi memastikan sistem kekebalan tubuh Anda berfungsi dengan baik. Ketika tidur, tubuh mampu mengembalikan dan mengisi bahan bakar, termasuk sistem kekebalan tubuh. Jika Anda membatasi jumlah waktu tidur secara konsisten, Anda telah menempatkan diri pada risiko lebih tinggi terkena infeksi dan kondisi kesehatan yang serius seperti, penyakit jantung, stroke, hipertensi, diabetes dan obesitas.
4. Kurang latihan
Tidak memiliki cukup waktu berolaharaga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit atau infeksi. Penelitian telah menunjukkan bahwa rutin melakukan aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan jumlah sel darah putih dalam tubuh untuk membantu melawan segala bentuk penyakit.
5. Terlalu banyak olahraga
Aktivitas fisik berlebihan dapat menyebabkan masalah dengan sistem kardiovaskular dan dapat membebani sistem kekebalan tubuh. Ingat, cukup waktu istirahat untuk pemulihan sama pentingnya untuk sistem kekebalan tubuh ketimbang melakukan latihan yang adekuat.
6. Stres
Jika Anda bertanya-tanya bagaimana stres dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang serius, berikut adalah penjelasannya. Stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Tingkat stres yang tinggi dapat membuat ketidakseimbangan hormon dalam tubuh Anda, merusak fungsi sistem kekebalan tubuh yang dapat mempengaruhi cara tubuh dalam meyembuhkan luka, dan bahkan dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang lebih serius.
7. Kurang minum air
Air adalah sebuah cairan menakjubkan, yang dapat membantu fungsi keseluruhan dari tubuh Anda, termasuk sistem kekebalan tubuh. Air memiliki kemampuan untuk membilas setiap racun berbahaya dalam sistem imun tubuh. Minum cukup air juga dapat membarikan kesempatan kepada sistem kekebalan tubuh untuk beristirahat dan membantu melakukan tugasnya.
8. Tidak bersih
Kebersihan mungkin tidak mempengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda secara langsung, tetapi bisa mencegah infeksi dan penyakit dengan menghilangkan kuman dan bakteri. Jika Anda jorok, Anda hanya akan memperberat tugas dari sistem kekebalan tubuh, karena perilaku Anda dapat mengundang organisme berbahaya ke dalam tubuh. Pada titik tertentu, organisme ini dapat mengalahkan sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan penyakit atau infeksi.
9. Kegemukan
Para ilmuwan telah menemukan bahwa obesitas dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menemukan hubungan langsung antara obesitas dan peningkatan risiko infeksi karena sistem kekebalan tubuh melemah. Mengonsumsi makanan sehat dan rutin berolahraga perting untuk diterapkan untuk orang dengan obesitas guna mengurangi risiko komplikasi kesehatan.
10. Terlalu banyak sinar matahari
Berjemur sebentar di bawah sinar matahari dengan menggunakan tabir surya sebenarnya bukan sesuatu hal yang buruk, tetapi berjemur terlalu lama dapat membuat kulit terbakar. Penelitian telah menunjukkan hubungan antara radiasi UV dan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh. Paparan sinar matahari berlebih juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
Posted by ReL2 107.6FM
No comments | 23.30
Meski kebanyakan orang tak berpikir penyakit jantung sebagai bagian risiko dari pekerjaan, beberapa karakteristik tertentu dari pekerjaan mungkin dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan masalah lainnya. Beberapa faktor yang berhubungan dengan pekerjaan, seperti duduk berjam-jam, stres, jam kerja tidak teratur, dan paparan bahan kimia tertentu atau polusi juga bisa membahayakan jantung Anda.
Ada beberapa tipe dan karakteristik pekerjaan yang sebenarnya mungkin dapat meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung. Pekerjaan apa saja itu? Berikut adalah penjabarannya seperti dikutip Health.com:
1. Terlalu lama duduk
Orang yang sifat pekejaannya selalu menetap (minim aktivitas fisik) memiliki risiko lebih tinggi terkena masalah jantung daripada mereka yang pekerjaannya lebih aktif, kata Dr Martha Grogan, seorang ahli jantung dari Mayo Clinic, Rochester, Minnesotta.
Grogan mengatakan, tidak diketahui secara pasti mengapa hal ini bisa terjadi. Tetapi menurutnya, terlalu berlama-lama duduk dapat menyebabkan penurunan sensitivitas insulin dan enzim yang biasanya memecah lemak. Sebagai antisipasinya, Anda bisa berdiri dan berjalan-jalan sekali-sekali di tengah kesibukan pekerajaan Anda.
2. Polisi dan pemadam kebakaran
Penggabungan antara jenis pekerjaan yang cenderung tidak aktif dan memiliki tingkat stres tinggi - seperti melawan tindak kejahatan atau pemadam kebakaran - tidak bagus untuk kesehatan jantung. Sekitar 22 persen kematian pada polisi dan 45 persen pada petugas pemadam kebakaran kebanyak disebabkan karena penyakit jantung dibandingkan 15 persen jenis pekerjaan lainnya.
Bekerja berjam-jam, shift (jaga) malam, makan yang tidak sehat di tempat kerja, stres, paparan karbon monoksida atau polusi, serta faktor risiko lain, seperti hipertensi mungkin memainkan peran penting terhadap berkembangnya penyakit jantung. Jika Anda tidak dapat mengubah pekerjaan Anda, setidaknya Anda bisa melakukan perubahan dengan fokus pada hal-hal seperti makan sehat, olahraga, dan menurunkan tekanan darah - yang dapat Anda kendalikan.
3. Pengendara bus
Sopir bus lebih mungkin untuk mengalami hipertensi dibandingkan dengan pekerja lainnya, jelas Dr Peter L. Schnall, profesor kedokteran dari University of California, Irvine. Menurut Schnall, sopir bus berisiko mengalami tekanan dan stres saat melakukan pekerjaannya karena mereka membutuhkan kewaspadaan untuk menghindari kecelakaan dan menjaga penumpang tetap aman.
Namun, meskipun Anda tidak dapat mengontrol stres atau polusi, Anda dapat mengatasi faktor-faktor risiko lainnya. Sebuah riset menunjukkan, 56 persen dari para sopir bus di Taipei telah didiagnosa hipertensi jika dibandingkan dengan 31 persen jenis pekerjaan lainnya. Mereka juga memiliki kolesterol tinggi, berat badan, trigliserida, dan penyakit jantung.
4. Pekerja shift
Pergeseran jadwal atau berganti shift malam umum terjadi di kalangan tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan lainnya. Orang-orang pada kelompok ini biasanya memiliki risiko lebih tinggi penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Bekerja shift sendiri dapat mengganggu irama sirkadian dan jam tidur seseorang yang memainkan peran penting dalam menjaga gula darah, tekanan darah, dan regulasi insulin. Tapi gaya hidup yang tidak sehat juga dapat menjadi faktor pemicu.
Pekerja shift malam tampaknya lebih mungkin untuk merokok, kata Dr Nieca Goldberg, direktur medis dari Joan H. Tisch Center for Women Health di NYU Langone Medical Center di New York City. Sementara itu durasi tidur yang pendek telah dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih besar.
5. Bartender
Banyak negara-negara bagian dan kota-kota di Amerika Serikat sudah memiliki undang-undang larangan merokok di restoran dan bar. Namun bartender yang bekerja di tempat-tempat yang tidak memiliki peraturan seperti itu memiliki risiko lebih besar untuk secara sengaja menghisap asap tembakau.
"Sudah jelas menunjukkan bahwa asap rokok secara signifikan meningkatkan risiko serangan jantung," kata Dr Grogan.
6. Pekerja terowongan
Sebuah studi pada 1988 yang melibatkan lebih dari 5.000 pekerja terowongan di New York City menemukan bahwa orang yang pernah bekerja di terowongan transportasi memiliki peningkatan risiko kematian terkait jantung sebesar 35 persen ketimbang populasi umum.
"Ini intuitif. Para pekerja ini biasanya lebih berisiko terpapar tingkat yang lebih tinggi karbon monoksida dibandingkan dengan pekerja jembatan," kata Dr Mauro Moscucci, kepala divisi kardiovaskular dari University of Miami Miller School of Medicine. Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan polusi udara dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
7. Pekerja pabrik
Orang yang bekerja di pabrik atau pekerjaan yang sangat menuntut kuota namun tendah tingkat pengawasan atau kontrol dari pekerjaan, juga dianggap berada pada kelompok yang berisiko tinggi penyakit jantung. "Bekerja di luar kemampuan adalah sebuah stressor yang dapat mengarah ke penyakit jantung," kata Dr Moscucci.
Sebuah penelitian dalam The Landmark Whitehall di mana melibatkan hampir 11.000 pegawai sipil Inggris menemukan bahwa pria dan wanita dengan kontrol pekerjaan rendah memiliki dua kali lipat mendapatkan penyakit jantung. Hal yang sama berlaku pula pada pekerja yang mendapat kontrol lebih besar.
8. Bekerja 11 jam lebih
Karyawan yang bekerja selama berjam-jam juga berisiko lebih tinggi. "Kami mengetahui ada hubungan antara beban kerja dan penyakit arteri koroner," kata Dr Schnall.
Studi Whitehall juga menemukan adanya peningkatan kasus penyakit jantung koroner (67 persen) pada pegawai negeri Inggris yang bekerja 11 jam atau lebih dalam sehari dibandingkan dengan mereka yang hanya bekerja 7 sampai 8 jam. Jika Anda tidak dapat mengurangi jam kerja, Anda dapat fokus pada faktor-faktor risiko lain yang dapat Anda kontrol seperti makan banyak buah dan sayuran, cukup tidur, dan melakukan aktivitas fisik selama beberapa minggu.
9. Pekerjaan tanpa asuransi kesehatan
Sekitar 50 juta orang Amerika Serikat, atau 1 dari 6 orang, tidak diasuransikan pada tahun 2010. Kurangnya asuransi kesehatan telah dikaitkan dengan buruknya kondisi kesehatan pada umumnya dan kesehatan jantung pada khususnya. Riset pada 2007 dalam Journal of American Medical Association menemukan, ada perbaikan tingkat kesehatan pada orang dewasa yang mendapat asuransi setelah sebelumnya mereka tidak diasuransikan.
10. Kehilangan pekerjaan
Meskipun ini tidak terkait antara jenis pekerjaan dan risiko serangan jantung, tetapi kehilangan pekerjaan juga bisa membahayakan kesehatan jantung. Riset menunjukkan, pekerja berusia lebih tua yang kehilangan pekerjaan bukan karena kesalahan mereka sendiri (misalnya, kantor atau pabrik bangkrut dan bukan karena masalah kesehatan) memiliki risiko dua kali lipat menderita stroke.
Bahkan sebuah studi dari ilmuwan Harvard pada 2009 menemukan, orang yang kehilangan pekerjaan mereka lebih mungkin untuk mengembangkan masalah baru, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung di kemudian hari.
Langganan:
Postingan (Atom)

